Senin, 29 Februari 2016

Mengapa Kita harus berterima kasih kepada AS dan Sekutu-sekutunya pada kemerdekaan Indonesia?

Assalamualaikum Wr. Wb.

Perang Dunia ke-2 sudah dimulai, Hitler sebagai pemimpin Nazi Jerman terus menyerang Polandia, dan membagi negara itu dengan Uni Soviet. Inggris dan Perancis pun menyatakan perang dengan segera.

Jerman kemudian menduduki Denmark, Norwegia serta Belanda. Hal inini memicu kepanikan di seantero Belanda bahkan ratu Juliana mengungsi ke Inggris. Sementara jajahan Belanda di Asia Tenggara yaitu Indonesia ditinggal dalam ketidakpastian.


Jepang bersama Italia dan Jerman telah menandatangani pakta 3 negara yang mengijinkan Jepang menduduki semua jajahan Sekutu di Asia Pasifik. Jepang pun mulai menyiapkan menyerang Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941. AS kalah telak karena tidak siap. Hal ini memicu keterlibatan AS dalam Perang Dunia II.


Setelah itu Jepang secara cepat menduduki Filipina, IndoChina, Myannmar, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Di Filipina, tentara AS yang bertahan mati-matian, akhirnya tidak mampu bertahan dan kalah. Douglas MacArthur, pemimpin AS yang terkenal mengeluarkan kata " I will return".


Indonesia yang menjadi sasaran empuk akhirnya jatuh pada tahun 1942. Kedatangan Jepang disambut gembira karena dianggap mengalahkan Belanda, sang penjajah. Namun ternyata Jepang lebih kejam daripada Belanda. Rakyat Indonesia dijadikan pekerja paksa (romusha), wanitanya dijadikan pemuas nafsu tentara Jepang dan berbagai kekejaman lainnya.





Pada saat ini Jepang seolah tak terkalahkan, namun pada Pertempuran Midway, Jepang kehilangan kapal- kapal induknya, sedangkan AS hanya hilang 1 kapal induk. Ditambah lagi tewasnya Yamamoto, pemimpin Jepang. Industri mesin perang AS secara mengejutkantak henti-hentinya memproduksi perlengkapan perang dengan sangat cepat diluar perkiraan. Sedangkan Jepang produksi militernya sangat lambat.


Dan seperti kata Sun Tzu, "Dan kenalilah musuhmu dalam peperangan maka kau tak akan terkalahkan dalam 100 pertempuran". AS pun perlahan-lahan mulai mengontrol Asia Pasifik.


Di Indonesia sendiri Jepang mulai panik dan mulai mempersiapkan tentara Indonesia untuk dilatih berperang seperti PETA, Heiho dll. Serta mulai menjanjikan kemerdekaan RI supaya mau membantu Jepang.


Douglas MacArthur yang diungsikan ke Australia, akhirnya menempati janjinya dengan merebut Filipina bahkan membebaskan seluruh kawasan yang dikuasai Jepang. Jepang mengeluarkan senjata terakhir, Kamikaze(bom bunuh diri), tapi tak mempan. Dan Tanggal 6 & 9 Agustus 1945, AS membom atom Hiroshima dan Nagasaki yang mengakibatkan Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945.


Di Indonesia sendiri kejadian tersebut memicu pemuda-pemuda untuk secepatnya memproklamasikan kemerdekaan. Dan tanggal 17 Agustus 1945, negara kita memproklamasikan kemerdekaan yang kita rayakan sampai saat ini.


Disini jelas peran AS dan sekutu-sekutunya dalam mengalahkan Jepang, kalau Jepang tidak kalah, kemerdekaan kita mungkin bakal lamalagi. Terlepas dari tidak setujunya saya terhadap kebijakan AS yang selalu mencampuri urusan negara lain namun terima kasih besar terutama kepada bapak Douglas MacArthur. Kalau bukan beliau yang mengalahkan Jepang, mungkin kemerdekaan kita akan lebih lama lagi.


Terima kasih jika ada kata-kata yang tidak berkenan mohon dimaafkan. Kritik dan saran dengan senang hati saya terima.


Wassalamualaikum Wr. Wb,


0 komentar:

Posting Komentar