Senin, 30 Agustus 2010

Muhammad SAW, Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah

Muhammad Aulia Iskandar Muda (Pengamat Sejarah)

Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang dinobatkannya Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh dalam sejarah dunia di dalam Buku 100 Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah karangan Michael H. Hart baik edisi 1978 maupun edisi revisi 1992. Edisi revisi ini saya sudah menduga akibat hancurnya komunisme. Terbukti dari menurunnya peringkat tokoh tokoh komunis dan masuknya beberapa tokoh baru seperti Ernest Rutherford dsb. Tetapi anehnya Michael H.Hart dalam bukunya baik sebelum revisi (1978) maupun setelah revisi (1992)  menyatakan bahwa Muhammad adalah orang yang paling berpengaruh dalam sejarah dan sama sekali tidak tergoyahkan padahal dia sendiri bukanlah orang Islam walaupun terdapat banyak kritikan dari orang-orang Eropa tersendiri yang menganggap Nabi Isa(Yesus Kristus) adalah harus nomor 1. Tetapi beliau tetap kukuh dalam pendiriannya. Saya sendiri kagum atas pendiriannya.Di bawah ini saya akan menjelaskan mengapa Muhammad  SAW layak menjadi no 1 dalam Sejarah di muka bumi ini

Muhammad dilahirkan ketika bangsa Arab sedang  jatuh peradabannya. Mental mereka dipengaruhi oleh bermacam-macam pengaruh-pengaruh yang sangat tidak terpuji. Mereka menyembah berhala, mabuk-mabukan, melakukan pembunuhan bahkan menganggap wanita adalah sampah. Hal ini dibuktikan jika ada bayi wanita yang lahir harus dibunuh. Padahal mereka tidak menyadari bahwa merekapun lahir dari rahim seorang Ibu yang jelas juga seorang wanita. Dalam masa yang sesulit inilah Allah mengangkat Nabi di tengah-tengah mereka yaitu Muhammad SAW. Lahirnya beliau di kalangan Arab sangat mengherankan sekaligus mengejutkan bangsa Yahudi karena mereka menganggap Nabi terakhir adalah dari kalangan mereka yaitu Nabi Isa AS. Tetapi Isa sendiri bilang bahwa setelah ku akan ada nabi terakhir hal ini juga dijelaskan dalam kitab Taurat dan Injil yang masih asli bukan Injil yang sekarang. Taurat sekarang sudah tidak menjadi pedoman lagi bahkan peredarannya sekarang terbatas. Kalau adapun sudah pasti diubah-ubah isinya.

Melihat isi kitab Injil dan Taurat menyatakan bahwa nabi terakhir bukan berasal dari kalangan mereka, melainkan berasal dari kaum Arab, mereka mulai marah dan merasa bahwa kaum Arab adalah kaum miskin, hina, tidak beradab. Dan  mereka mulai mencari-cari nabi terakhir itu bahkan mereka ingin membunuhnya. Tetapi Allah berkehendak lain, nabi Muhammad lahir di tengah-tengah kelompok Arab sebelum kaum Yahudi bertindak lebih lanjut.

Muhammad yang dilahirkan sebagai anak yatim dan pada umur 6 tahun menjadi yatim piatu. Hal ini tentu saja sangat tidak diduga kaum Yahudi yang mengincarnya. Beliau kemudian diasuh oleh kakeknya kemudian diserahkan oleh pamannnya Abu Talib.

Pada  umur 40 tahun Muhammad mendapat wahyu kenabian dari Allah SWT Padahal Muhammad tidak bisa baca tulis karena tidak diajarkan di waktu kecil. Sedikit demi sedikit Muhammad menyebarkan Islam secara sembunyi-sembunyi. Barulah setelah Umar bin Khattab ra. dan Hamzah bin Abdul Muthalib ra. atas anjuran kedua orang tersebut mulai mengajarkan Islam secara terang-terangan. Berbagai reaksi dari kaum Quraisy yang penyembah berhala. Mulai dari menyiksa kaum Muslimin hingga memblokir pasokan makanan hingga kaum muslimin kelaparan. Karena tekanan dari kaum Quraisy semakin menjadi-menjadi kaum Muslimin hijrah sebentar ke Habsyi (Ethiopia) sebentar lalu ke Madinah secara permanen.

Sebelum meninggalkan Muhammad dengan marahnya mengatakan " Suatu saat nanti aku akan balik dan akan membunuh kalian semua dengan cara yang tidak pernah dilakukan sebelumnya oleh bangsa Arab" walaupun pada akhirnya setelah pembebasan kota Mekkah Muhammad tidak melakukannya bahkan kaum Quraisy diperlakukan dengan damai. Kaum Quraisy tercengang-cengang dengan kejadian ini bahkan banyak dari mereka yang masuk Islam menambah kekuatan pasukan Islam. Kaum Quraisy suku yang cukup terbelakang perlahan-perlahan menyatukan suku-suku Arab lainnya mengubah bangsa Arab menjadi bangsa yang kokoh, kuat dan pantang menyerah.

Muhammad benar-benar orang paling sabar yang saya pernah baca dalam berbagai buku tokoh-tokoh di dunia. Kesabarannya membuahkan hasil. Setelah meninggal atas anjuran beliau pemerintahan dibagi-bagi kedalam 4 khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq ra, Umar bin Khattab ra. Utsman bin Affan ra dan Ali bin Abi Thalib ra untuk meneruskan pemerintahannya. Walaupun banyak pertentangan dalam transisi masa pemerintahan bahkan banyak terjadi pemberontakan dan munculnya nabi-nabi palsu yang mengaku-ngaku sebagai nabi terakhir namun hal ini dapat dipadamkan dengan cepat. Hal ini yang membuat bangsa Arab maju sangat drastis yang membuat kerajaan-kerajaan besar seperti Romawi dan Persia ketakutan dan kalang kabut. Bahkan mampu menguasai Spanyol dan hampir menguasi seluruh Eropa sebelum dihentikan oleh Charles de Martel (Charlemagne) Jenderal Perancis yang mampu memotong supply bahan makanan Islam dan akhirnya pasukan Islam mundur kembali ke Spanyol. Hal ini yang menyebabkan Charlemagne menjadi kaisar Perancis sekaligus menjadi bapaknya Perancis. Napoleon pun sangat mengagumi Charlemagne.

Hal ini juga persis di Mongol sana. Tempat kelahiran Jengis Khan yang mampu menguasai 1/6 muka bumi. Dia juga mampu mengembangkan bangsa Mongol yang tadinya terpuruk dan terpecah belah menjadi satu dan menguasai hampir 1/6 muka bumi ini.

Apa bedanya Muhammad dengan Jengis Khan ? Muhammad adalah orang yang sangat sabar maka agamanya pun berkembang pesat ke seluruh dunia dan menjadi agama terbesar ke-2 di dunia setelah Kristen. Sedangkan Jengis Khan pengikutnya sudah habis akibat kekejamannya terhadap kawan ataupun lawan sehingga orang-orang pun benci kepadanya maupun pengikutnya. Lagipula Jengis Khan bukanlah budaya atau agam sehingga pengaruhnya tidak bertahan lama. Bahkan setelah dinasti Mongol di Cina mengakhiri kekuasaan maka pengikutnya dikejar dan bahkan dihukum mati atau dihakimi warga setempat.

Demikian mengapa Muhammad dianggap sebagai tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah. Beliau sebagi pengembang dan pembawa agama juga sebagai politikus dan negarawan yang berakibat Islam bisa menguasai Spanyol walaupun tahun 1492 mereka terusir dari negeri tersebut diakibatkan konflik internal mereka sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar